JURNAL PRAKTIKUM PERCOBAAN 10
KIMIA
ORGANIK I
DISUSUN OLEH :
NURHAYATI
(A1C119077)
DOSEN
PENGAMPU :
Dr.
Drs. SYAMSURIZAL, M. Si.
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2021
I.
JUDUL
: Pembuatan
Sikloheksanon
II.
HARI/TANGGAL
: Senin / 26 April 2021
III.
TUJUAN
: Adapun tujuan pada
praktikum kali ini yaitu :
1.
Mensintesis
sikloheksanol daripengurangan sikloheksanon menggunakan natrium brohidrida
2.
Untuk
mengkarakterisasi produk reduksi menggunakan spektroskopi IR
IV.
LANDASAN
TEORI
Perlu diketahui bahwa pembuatan sikloheksanon ternyata
adalah termasuk sebagai salah satu contoh dari adanya suatu reaksi yang biasa
kita kenal dengan nama oksidasi alkohol sekunder alisklik, yang mana reaksi ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengubahnya
menjadi keton alisklik. Dan yang perlu kita ketahui juga bahwa ternyata
pada proses ini adanya penggunaan dari oksidator yaitu kalium dikromat yang
mana senyawa yang digunakan dalam proses ini berada dalam keadaan asam (Setiawan,
2015).
Dalam dunia industri sangat dibutuhkan dari penggunaan
suatu senyawa yaitu penggunaan dari siklheksanon eksim yang mana bahwa senyawa
ini merupakan suatu yang terususun dari materl-material yang mana penggunannya
penting dikarenakan digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang disebut dengan
kaprolaktam (Harsayanto, 2016).
V.
ALAT
DAN BAHAN
5.1
Alat
a) Tabung
reaksi 5 ml
b) Tabung
reaksi 10 ml
c) Silinder
ukur 250 ml
d) Spatula
e) Rotary
evaporator
f) Spectrometer
g) Rak
tabung reaksi
h) Pipet
tetes
i)
Botol sampel
5.2
Bahan
a) Methanol
b) Sikloheksanon
c) Es
d) Natrium
borohidrida (NaBH4)
e) NaOH
3 M
f) Larutan
diklorometana (CH2Cl2)
g) Air
suling
h) Natrium
Sulfat Anhidrat (Na2SO4)
VI.
PROSEDUR
KERJA
1.
Masukkan 5 ml methanol kedalam tabung
reaksi
2.
Tambahkan 2 ml sikloheksanon
3.
Digoyangkan tabung reaksi
4.
Didinginkan tabung reaksi didalam batu
es
5.
Setelah didinginkan lalu diangkat dan
kemudian digoyangkan tabung reaksinya, terbentuk larutan kuning bening
6.
Tambahkan Natrium borohidrida 200 mg
dengan hati-hati kedalam tabung reaksi
7.
Diaduk tabung reaksi, terbentuk larutan
kuning keruh
8.
Didinginkan kembali pada tumpukan es
9.
Setelah rekasi terhenti angkat tabung
reaksi, kemudian didiamkan pada suhu kamar selama 10 menit sampai reaksi
selesai, terbentuk larutan kuning
10. Diaduk
lalu ditambahkan NaOH 3 M 5 ml gunauntuk menguraikan ester tubuh dalam larutan
11. Tambahkan
4 ml air suling
12. Digoyangkan
tabung reaksi, terbentuk 2 lapisan, atas keruh bawah bening
13. Diambil
lapisan atas dan dimasukkan kedalam gelas ukur
14. Dimasukkan
larutan kedalam corong pemisah
15. Ditambahkan
5 ml diklorometana
16. Digoncang
corong pemisah
17. Dipisahkan
lapisan bawahnya
18. Ulangi
langkah sebelumnya pada lapisan atas
19. Ditambahkan
diklorometana dalam corong pemisah
20. Digoncang
corong pemisah
21. Pisahkan
lapisan bawah kedalam gelas kimia
22. Ditambahkan
dengan natrium sulfat anhidrat
23. Diaduk
24. Disaring
larutan yang ada didalam gelas kimia tadi
25. Pindahkan
larutan kedalam labu alas bulat yang kecil bersih dan kering
26.
Diuapkan menggunakan pelarut pada rotary
evaporator, terbentuk larutan bening
Link video : https://youtu.be/T5uUACqovMI
VII.
PERMASALAHAN
1.
Berdasarkan
video percobaan, mengapa dilakukan proses pendingikan pada larutan dengan cara
dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi es batu?
2.
Mengapa
proses pemisahan dilakukan dengan menggunakan alat rotary
evaporator?
3.
Bagaimana
karakteristik dari senyawa heksanon?

