LAPORAN AKHIR
PERCOBAAN 3
KIMIA
ORGANIK
I
DISUSUN
OLEH :
NURHAYATI
(A1C119077)
DOSEN
PENGAMPU :
Dr.
Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2021
VIII. DATA PENGAMATAN
8.1 Vacuum filter Standar
|
No |
Prosedur |
Alat dan Bahan |
Tujuan prosedur |
Hasil |
|
1 |
Dijepitkan
labu pada statif dengan menggunakan klem |
• labu: sebagai tempat larutan •
Statif:
untuk menjepit labu yang menhubungkan kelubang vakum •
Selang
karet: sebagai penghubung antara labu ke sumber vakum • Corong buster: sebagai wadah untuk kertas saring |
Untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari alat vacuum
filter Standar |
|
|
2 |
Lalu
disambungkan lobang vacuum pada selang karet dan pada keran sumber vacuum |
|||
|
3 |
Kemudian
dimasukkan corong buster ke dalam dan dilanjutkan dengan kertas filter |
|||
|
4. |
Dinyalakan
selang penyedot kemudian dibasahi kertas dengan air |
•
Kertas
saring: untuk memisahkan endapan dari larutan •
Selang penyedot:
untuk menyedot semua udara didalam labu • Larutan sampeng: sebagai zat yang akan difiltrasi • Cairan pencuci: untuk mencuci padatan yang masih
terdapat zat pengotor |
Untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari alat vacuum
filter standar |
|
|
5. |
Ditambahkan
larutan sampeng ke dalam corong booster dan tunggu beberapa menit. |
Terjadi pemisahan endapan terhadap larutan |
||
|
6. |
Dilepaskan
selang karet dari labu dan ditambahkan cairan pencuci pada corong booster |
Endapan menguap dan didapat endapan yang tidak
adanya zat pengotor lagi. |
8.2 Vacuum filter Manipulasi
|
No |
Prosedur |
Alat dan Bahan |
Tujuan prosedur |
Hasil |
|
1 |
Dilakukan
perangkaian terhadap alat-alat vaccum filter dengan menggunakan alat yang ada di laboratorium.
Pertama rangkai bekas toples kaca dan leher botol , lalu leher botol yang
dipasang denga selang platik, kemudian wadah tempat filtrat
nya beserta dengan kertas filternya. |
·
Bekas toples kaca:
sebagai tempat untuk menampung cairan ·
Leher botol: sebagai
konektor coreong boster dengan toples ·
Selang platik: sebagai
konektor vaccum filter dengan toples kaca ·
Kertas saring: untuk
memisahkan endapan dari larutan. |
Untuk mengetahui
perbandingan antara vacuum filter yang dimanipulasi dengan vacuum filter
standar. |
Terbentuk
vacuum filter sederhana dengan menggunakan alat-alat yang ada di laboratorium. |
|
2. |
kemudian
dihubungkan Vacuum filter dengan pompa |
·
Pompa : sebagai penyedot
udara yang ada didalam toples kaca ·
Padatan zink: sebagai
padatan yang tidak larut ·
Aquades: sebagai pelarut
·
Gelas beker: sebagai
wadah untuk mencampurkan padatan zink dengan aquades |
Untuk mengetahui perbandingan antara vacuum
filter yang dimanipulasi dengan vacuum filter standar. |
Vaccum
filter menyedot udara didalam botol kaca sehingga tidak ada cairan didalam
leher botol |
|
3. |
Dilarutkan
padatan zink dengan aquades didalam
gelas beker |
Padatan
zink tidak larut |
||
|
4. |
Dimasukkan
larutan zink pada vacuum filter, dan ditunggu beberapa menit. |
Semua
larutan masuk kedalam topel kaca atau tidak adanya endapan yang tersisa |
||
|
5. |
Ditambahkan
beberapa tetes fenol merah kedalam vacuum filter, lalu ditunngu bebrapa
menit. |
·
Fenol merah: sebagai zat
terlarut ·
Aquades: sebagai zat
pelarut |
Untuk mengetahui
perbandingan antara vacuum filter yang dimanipulasi dengan vacuum filter
standar. |
Larutan
menjadi berwarna merah yang sedikit memudar |
|
6. |
Dimasukkan
aquades ke dalam corong booster dan
tunggu beberapa menit. |
Semua
larutan masuk kedalam tople kaca dan tidak |
||
|
7. |
Diletakkan
campuran larutan pada vacuum filter dengan menggunakan pompa yang manual. |
Semua
larutan masuk kedalam toples kaca dan warnanya sedikit memudar |
IX. PEMBAHASAN
9.1 Vacuum Filter standar
Pada vacuum filter standar terdiri atas alat-alat berupa klem, statif,
corong buster, labu termos, selang karet dan segel vacuum filter dan juga alat
pompa elektrik. Semua alat-alat yang digunakan dirangkai, pertama dengan menjepitkan labu pada statif dengan
menggunakan klem yang kemudian disambungkan
lobang vacuum pada selang karet dan pada keran sumber vacuum. Kemudian dimasukkan corong buster ke
dalam dan dilanjutkan dengan kertas filter dan selanjutnya dinyalakan selang
penyedot kemudian dibasahi kertas dengan air. Selanjutnya ditambahkan larutan sampel ke dalam corong booster.
Pada percobaan yang
dilakukan menggunakan larutan sampel berwarna merah. Ketika vacuum filter
dinyalakan maka larutan sampel akan tersedot. Ketika selesai maka selang karet
yang tersambung ke pipa di lepaskan, dan didapatkan hasil yaitu bubuk berwarna
merah yang kering.
9.2 Vacuum Filter Manipulasi
Pada percobaan vacuum filter standar terdiri dari alat-alat sederhana
yang didapatkan dilingkungan sekitar, yaitu berupa topleas kaca plastik, botol
plastik, kertas saring, selang dan pompa yang terhubung ke listrik. Semua
alat-alat tersebut dirangkai menjadi alat vacuum filter sederhana.
Pada percobaan yang dilakukan pada proses penyaringan padatan zink
menunjukkan bahwa tidak ada endapan yang jatuh ke dalam filter, hal ini berarti
bahwa masih terdapat cairan yang mana seharusnya hasilnya berupa bubuk zink. Hal ini terjadi karena mungkin kurang rekatnya pemasangan
alat di sekitar leher vacuum yang mengakibatkan ketika proses penyedotan air
berjalan kurang sempurna.
X. PERTANYAAN
1.
Bagaimana
perbandingan hasil percobaan menggunakan vacuum filter standar dengan vacuum
filter manipulasi?
2.
Bagaimana
prinsip kerja dari pompa yang digunakan dalam percobaan?
3.
Mengapa
kertas saring yang digunakan perlu dibasahkan telebih dahulu dengan air pada
percobaan dengan menggunakan vacuum filter manipulasi
XI. KESIMPULAN
Filtrasi vakum adalah teknik filtrasi
cepat yang digunakan untuk memisahkan padatan dari cairan. Alat vakum filtrasi
standar ini lebih efektif dan efesien karena terlihat jelas pemisahan endapan
dari endapannya. Dan endapan yang masih mengandung zat pengotor bisa di lakukan
filtrasi kembali dengan menggunakan cairan pencuci.
Alat vakum filtrasi manipulasi ini
kurang efektif karena pada saat proses filtrasi
masih terdapat Endapan
pada saat proses pemisahan antara larutan dan endapannya .
XII. DAFTAR PUSTAKA
Ethica, Stalis N., 2018. Buku Referensi Bioremediasi Limbah Biiomedik Cair. Jakarta :
Deepublish Publisher.
Nurhadianty, Vivi., Chandrawati, Cahyani., dkk. 2018. Pengantar Teknologi Fermentasi Skala
Industri. Malang : UB Press.
Tamsuri, Anas., 2008. Klien
Gangguan Keseimbangan Cairan & Elaktrolit Seri Asuhan Keperawatan. Jakarta
: EGC.
Wignyanto., dan Hidayat, Nur., 2017. Bioindustri. Malang : UB Press.

Baiklah perkenalkan saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 izin menjawab pertanyaan nomor 2.
BalasHapusPrinsip kerja pada pompa yaitu menyedot udara yang terdapat didalam kaca sehingga tidak ada udara yang terdapat didalam botol kaca
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusPerkenalkan nama saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan no 1. Hasil dari fitrasi vakum ini sangat efektif dan efisien karena terrlihat sangat jelas pemisahan endapan dari endapannya, keemudia endapan yang masih terdapat zat pengotor dapat dilakukan filtrasi kembali. Sedangkan vakum filtrasi manipulasi ini kurang efektif, ini disebabkan karena pada proses filtrasi masih terdalay endapan.
BalasHapusperkenalkan saya yiyin novela (A1C119062), ingin menjawab pertanyaan no 3. pada percobaan dengan menggunakan vacuum filter manipulasi kertas saring yang digunakan perlu dibasahkan telebih dahulu dengan air agar kertas saring menempel pada dibagian alat filtrasi yaitu pada bagian dalam corong plastik.
BalasHapus