LAPORAN AKHIR
PERCOBAAN 7
KIMIA
ORGANIK
I
DISUSUN
OLEH :
NURHAYATI
(A1C119077)
DOSEN
PENGAMPU :
Dr.
Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2021
VIII. DATA PENGAMATAN
|
Prosedur |
Fungsi Alat dan Bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
-
Pertama dimasukkan ammonium
sulfat kedalam tabung reaksi |
-
Tabung reaksi berfungsi sebagai
tempat meletakkan zat yang akan direaksikan -
Pipet tetes berfungsi sebagai
pengambilan zat yang akan dimasukkan kedalam tabung reaksi -
Amonium sulfa berfungsi sebagai -
Sampel urine berfungsi sebagai -
Cystal natrium nitroprosida berfungsi sebagai -
Amonia berfungsi sebagai |
-
Untuk mengasamkan urin -
Untuk
menguji apakah pada sampel urin mengandung aseton -
Agar larutan menjadi homogen |
Larutan
berwarna bening |
|
-
Dimasukkan sampel urin kedalam
tabung reaksi yang berisi ammonium sulfat sebanyak 5 ml -
Diguncang larutan dengan satu
arah -
Ditunggu selama 5 menit -
Dimasukkan beberapa cystal natrium nitroprosida -
Dikocok selama 10 detik |
Larutan
menjadi warna kuning keruh |
||
|
-
Dimasukkan amonia 8-10 tetes -
Ditunggu sampai 30 detik |
-
Untuk membentuk lapisan ungu
berbentuk seperti cincin |
Terbentuklah
antara perbatasan kedua lapisan terbentuk cincin berwarna ungu dan menandakan
positif yaitu terdapat aseton didalam urine tersebut |
IX.
PEMBAHASAN
Pada percobaan ini dilakukan untuk menguji reaksi-reaksi pada keton. Dimana
pada pengujian ini menggunakan bahan berupa amonium sulfa, sampel
urine, crystal natrium nitroprosida dan juga amonia.
Pada percobaan yang dilakukan dimasukkan ammonium sulfat kedalam
tabung reaksi yang kemudian dimasukkan
sampel urin kedalam tabung reaksi yang berisi ammonium sulfat sebanyak 5 ml. Pada perlakuan ini dilakukan dengan tujuan untuk
menguji apakah pada sampel urin mengandung aseton. Dari perlakuan tersebut terjadi perubahan warna larutan
yang awalnya bening menjadi warna kuning
keruh.
Selanjutnya larutan yang sudah terbentuk diguncang yang kemudian didiamkan
selama 5 menit. Langkah selanjutnya dimasukkan beberapa cystal natrium nitroprosida yang dilanjutkan lagi dengan
dilakukan pengocokan selama 10 detik. Dilanjutkan lagi dengan memasukkan
amonia 8-10 tetes dan ditunggu
sampai 30 detik. Hasil akhir terbentuk lapisan ungu berbentuk
seperti cincin berwarna ungu
dan menandakan positif yaitu terdapat aseton didalam urine tersebut.
X.
PERTANYAAN
1.
Bagaimana
percobaan yang dilakukan ini dikatakan berhasil?
2.
Bagaimana
prinsip kerja dari uji reaksi keton ini?
3.
Berdasarkan
video, mengapa ketika dilakukan penambahan amonia terbentuk lapisan berwarna
ungu berbentuk cincin?
XI.
KESIMPULAN
Urin bersifat posititf karena mengandung aseton yang ditandai dengan
terbentuknya cincin diatas permukaan larutan dan berwarna ungu. Terbentuknya cincin
ketika larutan ditambahkan dengan amonia sebanyak beberapa tetes.
XII.
DAFTAR
PUSTAKA
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/putri-anjarsari-ssi-mpd/4aldehid-dan-keton.pdf
Sulakhudin. 2019. Kimia
Dasar : Konsep dan Aplikasi dalam Ilmu Tanah. Yogyakarta :Deepublish
Syamsurizal. 2019. Reaksi-reaksi
Aldehid dan Keton.

Assalamualaikum perkenalkan saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab pertanyaan nomor1. Percobaan ini dikatakan berhasil ketika sampel urin setelah direaksikan dengan reagen menghasilkan cincin yang berwarna, cincin tersebut dapat berwarna kuning kecoklatan maupun ungu
BalasHapusBaiklah saya dio al autsar dengan nim a1c119039 akan menjawab pertanyaan nomor 2 prinsip kerja dari uji reaksi keton ini adalah dimana urin sebagai objek percobaan apakah terdapat aseton didalamnya menggunakan ammonium sulfat,beberapa cystal natrium nitroprosida dan amonia 8-10 tetes lalu diamati dan terbentuklah antara perbatasan kedua lapisan terbentuk cincin berwarna ungu dan menandakan positif yaitu terdapat aseton didalam urine tersebut
BalasHapusbaiklah saya Desi Anis Satriani dengan NIM A1C119014 akan mencoba menjawab pertanyaan no 3. warna ungu ini menandakan positif adanya aseton didalam urine tersebut. sehingga jika tidak adanya cincin berwarna ungu ini maka aseton dalam urine itu tidak ada
BalasHapus