Minggu, 21 Februari 2021

Laporan Praktikum Kimia Organik Percobaan 1 : Analisisa Kualitatif Unsur-unsur Zat Organik

 LAPORAN AKHIR PERCOBAAN 1

KIMIA ORGANIK I






DISUSUN OLEH :

NURHAYATI

(A1C119077)


DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021


VII.     DATA PENGAMATAN

7.1  Mengekstrak Lassaigne

Prosedur

Fungsi alat dan bahan

Tujuan

Hasil

1.      Logam natrium di keringkan di kertas saring dengan menggunakan pinset klem

2.      Setelah dikeringkan diletakkan di dalam tabung reaksi

3.      Dipanaskan logam natrium sampai membentuk gumpalan mengkilap

4.      Ditambahkan bubuk senyawa organik dalam lelehan natrium

5.      Dipanaskan campuran sampai berwarna kemerahan

6.      Diletakkan campuran ke dalam cawan poselen yang sudah terdapat 10 ml air dan di hancurkan

7.      Dipanaskan larutan selama sekitar 10 menit

8.      Di saring larutan menggunakan kertas saring dengan labu erlenmeyer sebagai wadah

9.      Di pisahkan ekstrak lassaigne ke dalam beberapa tabung reaksi untuk selanjutnya dilakukan tes yang berbeda

1.      Kertas saring berfungsi menyerap cairan.

2.      Pinset klem berfungsi untuk menjepit benda padat yang kecil.

3.      Tabung reaksi berfungsi sebagai tempat mereaksikan bahan kimia.

4.      Bunsen berfungsi untuk memanaskan bahan kimia.

5.      Kaki tiga berfungsi untuk menahan kawat kasa dalam pemanasan.

6.      Cawan porselen berfungsi untuk tempat pemanasan zat.

7.      Corong yang terbuat dari kertas saring berfungsi menyaring larutan.

8.      Labu erlenmeyer berfungsi untuk tempat menampung zat.

Dilakukan Ekstrak Lassaigner agar dapat digunakan untuk mengidentifikasi elemen di dalam senyawa organik

Ekstrak Lassaigne

 

7.2  Halogen

Prosedur

Fungsi alat dan bahan

Tujuan

Hasil

1.      Dimasukkan ekstrak natrium ke dalam tabung reaksi

2.      Ditambahkan beberapa tetes larutan HNO3 menggunakan pipet tetes

3.      Dipanaskan campuran larutan tersebut

4.      Didinginkan

5.      Setelah dingin ditambahkan beberapa tetes larutan AgNO3

6.      Diamati perubahan warna yang terjadi

1.      Tabung reaksi berfungsi sebagai tempat mereaksikan bahan kimia.

2.      Pipet tetes berfungsi untuk memindahkan beberapa tetes larutan

3.      Bunsen berfungsi untuk memanaskan bahan kimia.

4.      HNO3, AgNO3 berfungsi sebagai bahan uji yang mengandung halogen

Dilakukan penambahan beberapa larutan dan dipanaskan untuk mengetahui apakah terdapat Klorin atau tidak

Warna berubah menjadi putih

Terdapat Klorin

Dilakukan penambahan beberapa larutan dan dipanaskan untuk mengetahui apakah terdapat Bromin atau tidak

Warna berubah menjadi kuning pucat

Terdapat Bromin

Dilakukan penambahan beberapa larutan dan dipanaskan untuk mengetahui apakah terdapat Iodin atau tidak

Warna berubah menjadi kuning

Terdapat Iodin


VII.     PEMBAHASAN

Seperti yang dijelaskan pada data pengamatan, dimana data pengamatan dari percobaan ini kami dapatkan dari video percobaan yang ada di youtube. Video yang kami gunakan sesuai dengan judul percobaan ini yaitu uji halogen.

Pada video percobaan tersebut, dalam melakukan uji halogen terlebih dahulu mengekstrak lassaigne yaitu logam natrium yang dipanaskan kemudian dicampurkan dengan senyawa organik dimana yang nantinya akan menjadi larutan dan kemudian dilakukan penyaringan dengan menggunakan kertas saring yang di letakkan di atas gelas kimia.

Setelah pengekstrakan lassaigne selesai maka langkah selanjutnya adalah menguji halogen dimana unsur halogen yang diuji adalah klorin, bromin dan iodin. Ekstrak natrium tadi dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang kemudian di itambahkan beberapa tetes larutan HNO3 menggunakan pipet tetes dan setelahnya di panaskan. Setelah di panaskan didinginkan terlebih dahulu sebelum di tambahkan beberapa tetes larutan AgNO3 ke dalamnya yang kemudian diamati perubahan warna yang terjadi.

Jika larutan tersebut berubah warna menjadi putih itu menandakan bahwa pada larutan tersebut mengandung klorin. Selanjutnya jika larutan tersebut berubah warna menjadi kuning pucat itu menandakan bahwa pada larutan tersebut mengandung bromin. Dan yang terakhir jika larutan tersebut berubah warna menjadi kuning itu menandakan bahwa pada larutan tersebut terdapat kandungan iodin. 

 

VIII.  PERTANYAAN

1.      Bagaimana perubahan warna yang terjadi ketika larutan AgNO3 dimasukkan ke dalam campuran dari ekstrak natrium dan larutan HNO3?

2.      Mengapa perlu dilakukannya ekstrak lassaigne?

3.      Pada percobaan halogen mengapa perlu didinginkan larutan yang sudah dipanaskan sebelum ditambahkan beberapa tetes larutan AgNO3?

 

IX.        KESIMPULAN

Kesimpulan pada praktikum kali ini adalah :

Dalam mengidentifikasi unsur dalam senyawa organik dapat dilakukan dengan uji lassaigne atau disebut juga uji peleburan natrium. Dimana dalam membuat ekstrak lassaigne nya dengan memanaskan logam natrium dan senyawa organik lalu dicelupkan ke air.

Pada uji halogen ketika ekstrak natrium ditambah AgNO3, Menghasilkan warna putih yang menandakan senyawa mengandung klorin, menghasilkan warna kuning pucat mengandung bromin dan menghasilkan warna kuning mengandung iodin. Timbal Asetat, HNO3, AgNO3 berfungsi sebagai bahan uji halogen.

 

X.           DAFTAR PUSTAKA

Tim Kimia Organik, 2016. Penuntun Praktikum Kimia Organik I. Jambi : Universitas Jambi

https://syamsurizal.staff.unja.ac.id/2019/02/22/analisis-kualitatif-senyawa-organik/

Muhson, Ali. 2019. Teknik Analisi Kuantittatif. Jurnal Kimia. 1 (1) : 1-2.

Helaluddin., dan Wijaya, Hengki. 2019. Analisis Data Kualutatif : Sebuah Tinjauan Teori & Praktik. Makassar : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Rijali, Ahmad. 2018. Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadrah. 17 (33) : 81-82.


3 komentar:

  1. Baiklah perkenalkan saya Ike Sonia (A1C119032) akan menjawab permasalahan nomor 3. Perlu didinginkan larutan yang sudah dipanaskan sebelum ditambahkan beberapa tetes larutan AgNO3u karena pada saat kondisi panas, zat yang ada pada larutan masih memecah. Tujuan dari didinginkan dahulu adalah supaya zat yang ada bisa benar-benar larut dalam larutan itu. Pada saat kondisi panas biasanya larutan akan menyerap banyak hal, contohnya jika larutan itu panas dan dituangkan ke saringan berbentuk kertas tisu, maka zat di kertas tisu akan tercampur ke larutan sehingga mengubah zat yang ada dalam larutan itu dan juga untuk menjaga agar saringan tetap awet. Oleh karena itu zat harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dicampurkan. Selain itu, apabila praktikan memasukkan larutan AgNO3 pada saat masih panas, memungkinkan terjadinya percikan. Dimana percikan AgNO3 ini berbahaya apabila terkena praktikan

    BalasHapus
  2. Assalaamu'alaikum warajmatullahi wabarakatuh, perkenalkan saya yiyin novela (A1C119062) ingin mwnjawab pertanyaan no 1, adapun perubahan yang terjadi yaitu Terjadi perubahan warna menjadi putih yang menandakan pada larutan tersebut mengandung klorin.terjadi perubah warna menjadi kuning pucat menandakan pada larutan tersebut mengandung bromin. terjadi perubahan warna menjadi kuning menandakan pada larutan tersebut mengandung iodin.

    BalasHapus
  3. perkenalkan nama saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan no 2
    Lassaigne’s test yaitu unsur dalam senyawa organik diubah dari bentuk kovalen menajadi ionik dengan menggabungkan senyawa tersebut dengan logam natrium. maka dari itu ekstrak Lassaigne pada percobaan ini sangat diperlukan.

    BalasHapus

Laporan Praktikum Kimia Organik Percobaan 13 : Metode Ekstraksi Senyawa-senyawa Organik

  LAPORAN AKHIR PERCOBAAN 13 KIMIA O RGANIK I           DISUSUN OLEH : NURHAYATI (A1C119077)     DOSEN PENGAMPU : ...