LAPORAN AKHIR PERCOBAAN 5
KIMIA
ORGANIK
I
DISUSUN
OLEH :
NURHAYATI
(A1C119077)
DOSEN
PENGAMPU :
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2021
VIII. DATA PENGAMATAN
|
No |
Prosedur |
Fungsi
alat dan bahan |
Tujuan |
Hasil |
|
1. |
Campuran asam nitrat dengan benzen a)
Dimasukkan asam nitrat kedalam tabung reaksi b)
Ditambahkan larutan benzen c)
Dimasukkan batu didih kedalam campuran larutan asam nitrat dan benzen d)
Dipanaskan asam nitrat dengan benzen dan juga batu didih e)
Dimasukkan asam nitrat kedalam tabung reaksi f)
Ditambahkan larutan benzen g)
Dimasukkan batu didih kedalam campuran larutan asam nitrat dan benzen |
•
Tabung reaksi sebagai tempat untuk menuangkan bahan
kimia •
Batu didih untuk meratakan panas sehingga panas menjadi homogen pada seluruh bagian
larutan •
Lampu spiritus sebagai bahan bakar untuk memanaskan
larutan •
Kaki tiga sebagai alat penyangga pada proses
pemanasan •
Gelas kimia sebagai tempat untuk meletakkan es batu dan campuran larutan |
Dilakukan pemanasan
agar dapat melihat perubahan warna |
Warna larutan menjadi kuning jernih |
|
h)
Dimasukkan larutan campuran asam nitrat, benzen dan batu didih ke dalam
es batu |
Dilakukan pencampuran
kedalam batu es untuk menetralka suhu larutan |
Timbul asap dan bau menyengat seperti bau tinta pena |
||
|
2. |
Campuran minyak dengan H2SO4 a)
Dimasukkan minyak ke dalam tabung
reaksi b)
Ditambahkan dengan H2SO4 |
• Asam nitrat sebagai sampel untuk melakukan pengujian
reaksi hidrokarbo • Benzen sebagai sampel untuk melakukan
pengujian reaksi hidrokarbon |
Dilakukan pencampuran untuk melihat perubahan wujud maupun warna
pada larutan |
Terbentuk dua
lapisan, larutan bagian atas berwarna merah gelap dan larutan bawah berwarna
merah bening |
|
3. |
Campuran
minyak dengan air a)
Dimasukkan minyak ke dalam tabung reaksi b)
Ditambahkan dengan air c)
Dikocok |
• Air
sebagai sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon • H2SO4 sebagai sampel untuk melakukan
pengujian reaksi hidrokarbon • Minyak
sebagai sampel untuk melakukan pengujian reaksi hidrokarbon |
Dilakukan pengocokan untuk melihat perubahan pada larutan
dengan zat yang telah dicampurkan |
Terjadi pemisahan, air dibagian bawah dan
minyak dibagian atas |
IX. PEMBAHASAN
Pada percobaan
ini dilakukan untuk mengetahui reaksi-reaksi yang ada pada hidro karbon. Dimana
yang dimaksud dengan hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang di dalamnya
terdapat unsur dari atom karbon (C) dan juga terdapat unsur atom hidrogen (H).
Pada percobaan
yang dilakukan, ada tiga uji yang dilkakukan yaitu mencampurkan asam nitrat
dengan benzen, mencampurkan minyak dengan H2SO4
dan yang terakhir mencampurkan minyak dengan air. Dari tiga percobaan
yang dilakukan ini maka hasil yang didapatkan dari setiap perlakuan itu berbeda
pula.
Pada percobaan yang pertama dimana asam nitrat
dicampurkan dengan benzen, dilakukan dua perlakuan yaitu yang pertama campuran
larutan ini dipanaskan dengan menambahkan batu didih kedalam tabung reaksi dan
juga dilakukan perlakuan dengan memasukkan ke dalam wadah berisi es batu. Pada perlakuan
campuran larutan yang dipanaskan maka hasil yang didapat yaitu warna larutannya
berubah menjadi kuning jernih, sedangkan pada perlakuan yang campuran
larutannya dipanaskan maka timbul
asap dan bau menyengat seperti bau tinta pena.
Pada percobaan
mencampurkan minyak dengan H2SO4 dilakukan
dengan tujuan untuk
melihat perubahan wujud maupun warna pada larutan, dan hasil
yang didapatkan yaitu terbentuk dua lapisan, larutan bagian atas berwarna merah
gelap dan larutan bawah berwarna merah bening. Dan pada percobaan mencampurkan
minyak dengan air didapatkan hasil yaitu terjadi pemisahan, air dibagian bawah
dan minyak dibagian atas.
X. PERTANYAAN
1.
Apa
tujuan dari pemanasan yang dilakukan pada uji campuran asam nitrat dengan
benzen?
2.
Mengapa
pada uji campuran asam nitrat denga benzen perlu diimasukkan larutan campuran
asam nitrat, benzen dan batu didih ke dalam es batu?
3.
Mengapa
pada hasli terbentuk dua lapisan pada campuran minyak dengan H2SO4?\
XI. KESIMPULAN
Hidrokarbon adalah senyawa yang
mempunyai gugus C dan H. Pada percobaan tersebut, perubahan warna diakibatkan
adanya proses pencampuran antara dua zat
sehingga dari pencampuran tersebut terdapat 2 lapisan.
XII.
DAFTAR
PUSTAKA
Asmara, A. P., 2016. Kajian Integrasi Nilai-nilai
Karakteristik Islami dengan Kimia Dalam Materi Kimia Karbon. Jurnal Pendidikan Sains. 4 (2),
6.
Oxtoby, D. W., Gillis, H. P., dsn Nschtrieb, N. H., 2003.
Prinsip-prinsip Kimia Modern. Jakarta
: Erlangga.
Sumrdjo, Damian., 2009. Pengantar Kimia : Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan
Program Strata 1 Fakultas Bioeksakta. Jakarta : EGC
Warsito. 2018. Derivatisasi
Sitronelal. Malang : UB Press.

Saya Sinta Marliya dengan NIM A1C119002 akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 3,pada campuran minyak dan H2SO4 terbentuk dua lapisan hal ini dikarenakan kedua nya bukan dari larutan yang sejenis, kedua larutan ini mempunyai massa jenis yang berbeda dimana masa jenis yang paling besar akan berada dibawah, maka dari itu terbentuk 2 lapisan :)
BalasHapusbaiklah saya Desi Anis Satriani dengan NIM A1C119014 akan mencoba menjawab pertanyaan no. 1 Dilakukan pemanasan agar dapat melihat perubahan warna yang terjadi pada campuran asam nitrat dengan benzen
BalasHapusPerkenalkan saya Ike Sonia dengan NIM (A1C119032) akan menjawab permasalahan nomor 2. Tujuan disertakannya batu didih dalam memasukkan campuran larutan asam nitrat dan benzen ke dalam es batu adalah agar terhindarnya ledakan-ledakan serta mencegah terjadinya pemanasan yang mendadak pada saat memasukkan larutannya
BalasHapus