JURNAL
PRAKTIKUM PERCOBAAN 9
KIMIA
ORGANIK I
DISUSUN
OLEH :
NURHAYATI
(A1C119077)
DOSEN
PENGAMPU :
Dr.
Drs. SYAMSURIZAL, M. Si.
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2021
I.
JUDUL
: Reaksi-reaksi Fenol
II.
HARI/TANGGAL
: Senin / 19 April 2021
III.
TUJUAN
: Adapun tujuan pada
praktikum kali ini yaitu :
1.
Untuk
mengetahui reaksi-reaksi pada fenol melalui uji lakmus
2.
Untuk
mengetahui reaksi-reaksi pada fenol melalui uji besi klorida
3.
Untuk
mengetahui reaksi-reaksi pada fenol melalui uji liebermann
4.
Untuk
mengetahui reaksi-reaksi pada fenol melalui uji pewarna phthalein
IV.
LANDASAN
TEORI
Sebelum membahas lebih jauh maka kita harus mengetahui
terlebih dahulu yang dimaksud dari fenol dimana fenol merupakan suatu senyawa
aromatik, senyawa aromatik yang dimaksud disini yang didalamnya terdapat
struktur kimia yang diturunkan oleh suatu benzena dalam keadaan jika satu atau
lebih atom hidrogen yang terikat pada intinya diganti dengan satu atau lebih
oleh gugus hidroksil. Perlu kita ketahui bahwa fenol ada yang disebut dengan hidroksil
fenolik, yang mana disebut hidroksil fenolik dikarenakan bahwa gugus hidroksilnya
terikat pada inti benzena (Sumardjo, 2008).
Fenol memiliki ciri khas yang mana sesuai dengan
pengertiannya bahwa fenol termasuk senyawa organik (C6H5OH)
yang memiliki bau yang khas. Selain itu fenol juga memiliki sifat yang beracun
dan juga korosif terhadap kulit dimana jika terkena kulit maka akan menyebabkan
iritasi pada kulit dan untuk mengatasi hal tersebut maka harus ada penanganan dari
limbah fenol agar kadar fenol tidak melampaui batas yang telah ditetapkan yang
mana akan menyebabkan dampak yang tidak bagus bagi lingkungan di sekitarnya
(Pambayun, 2013).
Pada tumbuhan senyawa fenol biasa banyak ditemukan dimana
untuk mengetahui adanya senyawa tersebut dapat diidentifikasi dengan adanya
cincin aromatik yang mana pada cincin ini terdapat satu atau dua gugus OH-
(Wistiana, 2015).
V.
ALAT
DAN BAHAN
5.1
Alat
1.
Pipet
tetes
2.
Tabung
reaksi
3.
Gelas
ukur
4.
Spatula
5.
Gelas
arloji
6.
Gelas
kimia
7.
Penangas
air
8.
Lampu
bunsen
5.2
Bahan
1.
Senyawa
organik
2.
Kertas
lakmus biru
3.
Larutan
besi klorida netral
4.
Natrium
nitrit
5.
Asam
sulfat pekat
6.
Air
suling
7.
Larutan
natrium hidroksida
8.
Ftalat
anhidrida
9.
Larutan
natrium hidroksida encer
VI.
PROSEDUR
KERJA
6.1
Uji
Lakmus
1.
Ambil
sedikit senyawa organik dengan menggunakan spatula
2.
Letakkan
di atas kertas lakmus biru lembab yang diambil dari gelas arloji
6.2
Uji
Besi Klorida
1.
Ambil
sedikit senyawa organik dengan menggunakan spatula
2.
Tambahkan
ke sejumlah kecil larutan besi klorida netral yang diambil dalam tabung reaksi
6.3
Uji
Liebermann
1.
Ambil
sedikit kristal natrium nitrat dalam tabung reaksi dengan menggunakan pipet,
tambahkan sedikit senyawa organik ke kristal natrium nitrit
2.
Panaskan
isi tabung reaksi dengan hati-hati di atas lampu bunsen dan biarkan dingin
3.
Dengan
menggunakan pipet tetes lain, tambahkan beberapa tetes asam sulfat pekat ke
dalam tabung reaksi dan kocok tabung reaksi dengan baik. Fenol, jika beraksi
dengan natrium nitrit natrium masuk adanya asam sulfat pekat menghasilkan
produk berwarna biru tua atau hijau
4.
Tambahkan
air suling ke tabung reaksi. Warna biru atau hijau berubah menjadi merah atau
warna coklat pada perlakuan dengan air akibat pembentukan indophenol
5.
Dengan
menggunakan pipet, tambahkan larutan natrium hidroksida berlebih ke tabung
reaksi.
6.4
Uji
Pewarna Phthlein
1.
Ambil
sedikit senyawa organik dalam tabung reaksi
2.
Tambahkan
sedikit ftalat anhidrida menggunakan spatula
3.
Dengan
menggunakan pipet tetes tambahkan sedikit asam sulfat pekat ke dalam tabung
reaksi
4.
Panaskan
tabung reaksi di penangas air dan dinginkan selama beberapa waktu
5.
Tuangkan
campuran reaksi dengan hati-hati ke dalam gelas kimia yang berisi natrium
larutan hidroksida encer
Link video : https://youtu.be/HSGlfbV7W84
VII.
PERMASALAHAN
1.
Mengapa
pada uji lakmus kertas lakmus yang berwarna biru berubah menjadi merah, apa
yang menyebabkan hal tersebut?
2.
Bagaimana
reaksi kimia yang terjadi pada uji besi klorida netral dengan fenol?
3. Pada uji pewarna phthalein apa yang menandakan bahwa pada uji tersebut telah berhasil dilakukan?

Baiklah saya gadis septyo wulandari dengan nim A1C119026 akan menjawab permasalahan nomor 1,lakmus berubah menjadi merah dikarenakan pada senyawa organik itu mengandung fenol yang mana fenol sendiri memiliki sifat asam sehingga ketika dilakukan uji pH pada kertas lakmus maka akan memerahkan lakmus biru
BalasHapusbaiklah saya dio al kautsar dengan nim a1c119039 akan menjawab pertnyaan nomor 2 yaitu reaksi kimia yang terjadi pada uji besi klorida netral dengan fenol yitu adanya perubahan warna pada larutan yaitu mulanya berwarna kuning berubah menjadi warna ungu
BalasHapusSaya Novia Rahmadhani dengan nim A1C11023 izin menjawab pertanyaan nomor 3. Pada uji pewarna phthalein yang menandakan bahwa pada uji tersebut telah berhasil dilakukan yaitu larutan yang awalnya berwarna bening menjadi berwarna merah muda
BalasHapus