Sabtu, 10 April 2021

Jurnal Percoban 8 : Reaksi-reaksi Alkohol

 JURNAL PRAKTIKUM PERCOBAAN 8

KIMIA ORGANIK I

 

 

                                                                     



 

 

DISUSUN OLEH :

NURHAYATI

(A1C119077)

 

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M. Si.

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021


I.              JUDUL                          : Reaksi-reaksi Alkohol  

 

II.           HARI/TANGGAL        : Senin / 12 April 2021

 

III.        TUJUAN                       : Adapun tujuan pada praktikum kali ini yaitu :

1.             Untuk mengetahui reaksi-reaksi pada alkohol

2.             Untuk mengetahui macam-macam alkohol

 

IV.        LANDASAN TEORI

Suatu senyawa dapat dikatakan senyawa alkohol bilamana pada senyawa-senyawa yang terdapat didalamnya ada salah satu atau juga bisa lebih atom hidrogen yang mana atom ini terletak dalam sebuah alkana dan tergantikan oleh sebuah gugus yang dinamakan gugus –OH yang mana jika dalam rumus kimia dikenal dengan CnH2n+1OH. Alkohol dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yang mana kelompok-kelompok ini dibedakan dari posisi gugus –OH yang mana gugus ini terletak pada rantai yang terdapat pada atom-atom karbonnya, jenis-jenis alkohol yang dimaksud disini yaitu ada yang namanya alkohol primer selain itu ada juga alkohol sekunder dan yang terakhir yaitu alkohol tersier (Pratama, 2013).

Pada dasarnya semua alkohol itu mengandung gugus fungsi yaitu gugus fungsi hidroksil, -OH. Beberapa alkohol yang biasa dikenal dari sekian jenisnya yaitu ada etil alkohol, atau etanol yang mana etanol ini secara biologinya bisa terbentuk dikarenakan melalui sebuah proses yang kita kenal sebagai proses fementasi dari gula dan pati (Chang, 2003).

Perlu kita ketahui bahwa alkohol dapat kita golongkan manjeadi beberapa jenis yang mana dapat dibedakan berdasarkan dari letak gugus OH yang terletak pada atom karbon, selain itu juga alkohol dapat dibedakan berdasarkan dari banyaknya gugus OH yang mana gugus ini terdapat pada gugus hidroksilnya dan perbedaan yang terakhir yang bisa dijadikan landasan yaitu dari bentuk rantai karbonnya (Rizwan, www.susantokun.com (d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net)

 

V.           ALAT DAN BAHAN

5.1         Alat

1.        Pipet tetes

2.        Tabung reaksi

3.        Gelas ukur

5.2         Bahan

1.        K2CO3

2.        Etanol

3.        Larutan iodin

4.        NaOH

5.        Asam asetat

6.        Etanol 70%

7.        2 propanol

8.        H2SO4 pekat

9.        t-butanol

10.    CuSO4

11.    K2CrO7

 

VI.        PROSEDUR KERJA

6.1         Uji Air dalam Alkohol

1.      Dua tabung reaksi diisi masing-masing 1 ml alkohol

2.      Salah satu tabung yang sudah berisi 1 ml alkohol ditambahkan CuSO4 secukupnya.

3.      Dikocok dan didiamkan, amati perubahannya.

4.      Tabung yang berisi 1 ml alkohol yang lain diisi dengan K2CO3 padat secukupnya.

5.      Dikocok dan didiamkan, amati perubahannya

6.      Ulangi percobaan alkohol yang lain

 

6.2         Uji Iodoform

1.       Disiapkan  4 tabung reaksi, diisi tiap masing-msing tabung reaksi dengan 2 ml larutan uji

2.      Ditambahkan masing-masing 2 ml larutan iodin

3.      Ditambahkan NaOH 6 M hingga warna iodin berubah

4.      Lakukan hal yang sama pada larutan uji yang lain

5.      Dipanaskan pada suhu 60°C

6.      Amati perubahan yang terjadi

 

6.3         Uji Oksidasi dengan Asam Kromat

1.      Dimasukkan 1 ml K2CrO7 ke tabung reaksi

2.      Ditambahkan 4 tetes H2SO4 pekat

3.      Ditambahkan 1 ml larutan uji

4.      Dikocok

5.      Dipanaskan pada suhu 80°C selama beberapa saat dan amati perubahannya

6.      Ulangi percobaan dengan larutan uji lainnya

 

Link video : https://youtu.be/7c_bhWgfLkY

 

VII.     PERMASALAHAN

1.             Mengapa pada uji iodoform perlu dilakukan pemanasan pada suhu 60°C?

2.             Bagaimana pengaruh NaOH terhadap larutan iodin?

3.             Bagaimana hasil dari pencampuran alkohol dengan K2CO3 padat?

3 komentar:

  1. perkenalkan saya yiyin novela dengan NIM A1C119062, ingin menjawab pertanyaan no 3. hasil dari pencampuran alkohol dengan K2CO3 padat yaitu K2CO3 padat dapat larut dalam alcohol.

    BalasHapus
  2. Saya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab prtanyaan no 1. Jadi pengaruh penambahan NaOH adalah uji iodin dalam suasana basa. Karena tujuan dari penambahan tersebut adalah untuk memberikan suasana basa pada uji iodin. 

    BalasHapus
  3. baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan no.2, terjadi perubahan warna padasaat dilakukan uji iodin pada larutan NaOH

    BalasHapus

Laporan Praktikum Kimia Organik Percobaan 13 : Metode Ekstraksi Senyawa-senyawa Organik

  LAPORAN AKHIR PERCOBAAN 13 KIMIA O RGANIK I           DISUSUN OLEH : NURHAYATI (A1C119077)     DOSEN PENGAMPU : ...